Bisnis

Investasi Manufaktur Kuartal Ini Tumbuh, Sektor Pengolahan Jadi Penopang

Realisasi investasi sektor manufaktur mencatat pertumbuhan dua digit dengan industri pengolahan logam dan kimia sebagai penyumbang terbesar.

Oleh Redaksi JMM 1 menit baca 265 pembaca

Realisasi investasi di sektor manufaktur pada kuartal berjalan mencatat pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Industri pengolahan logam dasar dan kimia menjadi dua penyumbang terbesar, diikuti industri makanan dan minuman.

Pengolahan logam memimpin

Pengolahan logam dasar mempertahankan posisinya sebagai magnet investasi terbesar. Rantai pasok baterai dan komponen kendaraan listrik menjadi pendorong utama, seiring komitmen sejumlah produsen global untuk membangun fasilitas hilir di dalam negeri.

Nilai tambah dari hilirisasi terlihat pada struktur ekspor yang bergeser dari bahan mentah ke produk setengah jadi. Pergeseran ini membuat penerimaan devisa lebih tahan terhadap gejolak harga komoditas.

Tantangan yang tersisa

Pelaku usaha menyoroti tiga hambatan yang masih berulang: ketersediaan pasokan listrik yang stabil untuk kawasan industri baru, kepastian perizinan daerah, dan kesiapan tenaga kerja terampil.

Investor tidak hanya melihat insentif fiskal. Mereka menghitung berapa lama pabrik bisa beroperasi tanpa gangguan pasokan energi.

Yang perlu diperhatikan pelaku usaha

  • Permintaan komponen kendaraan listrik diperkirakan terus naik hingga akhir tahun.
  • Kawasan industri di luar Jawa mulai menawarkan paket insentif yang lebih agresif.
  • Biaya logistik antarpulau masih menjadi komponen ongkos yang signifikan.

Bagi pelaku usaha menengah, peluang terbesar ada pada posisi sebagai pemasok lapis kedua dan ketiga bagi pabrik-pabrik besar yang baru berdiri.

Topik: investasi manufaktur industri ekonomi

Baca Juga