Investor ritel yang baru memulai cenderung memilih instrumen dengan imbal hasil yang lebih dapat diperkirakan. Obligasi negara ritel dan reksa dana pasar uang menjadi dua pilihan yang paling banyak diminati.
Alasan pergeseran
Fluktuasi pasar saham membuat sebagian investor pemula tidak nyaman. Instrumen berpendapatan tetap menawarkan kejelasan jadwal kupon dan risiko harga yang lebih rendah.
Yang perlu dipahami sebelum masuk
- Imbal hasil yang lebih rendah adalah konsekuensi dari risiko yang lebih kecil.
- Instrumen berpendapatan tetap tetap memiliki risiko harga bila dijual sebelum jatuh tempo.
- Biaya pengelolaan dan pajak memengaruhi imbal hasil bersih yang diterima.
Catatan penting
Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi. Sesuaikan pilihan instrumen dengan tujuan keuangan dan jangka waktu Anda, serta pertimbangkan konsultasi dengan penasihat berlisensi.